
i've always wanted to wear that maroon ite polo shirt. thanks for buying it for me, zen. hahas. bus-ed to ite macpherson to accompany zen to catch his mate's soccer match. and just as i thought i could conceal my real identity, morgan was there. idiot! i bumped into linsih and illyia. it sure feels awkward to be glared at. hahas. i tried my best to smile. i couldn't believe it that one bloody minah deliberately walked past me, and sneered? and there's a group of girls who flirt way too much. i'm utterly ashamed for they are of my race. it's their life anyway. pfft (:




everytime that question is being raised, i would be in a dilemma again.
am i even ready to leave everything behind and start anew?
that very day, i was at subway and your songs were being played over the radio.
i could still remember how the both of us tried to impersonate air supply.
we failed to sing without you by them. hahas.
i couldn't believe it that you just have to throw all of them away.
jangan pernah katakan bahwa
cintamu hanya untukku
karna kini kau telah membaginya
maafkan bila memang kini
harus kutinggalkan dirimu
karna hatiku selalu kau lukai
tak ada lagi yang bisa ku lakukan tanpamu
ku hanya bisa mengatakan apa yang ku rasa
ku menangis membayangkan
betapa kejamnya dirimu atas diriku
kau duakan cinta ini
kau pergi bersamanya
ku menangis melepaskan
kepergian dirimu dari sisi hidupku
harus slalu kau tahu
aku lah hati yang telah kau sakiti
cintamu hanya untukku
karna kini kau telah membaginya
maafkan bila memang kini
harus kutinggalkan dirimu
karna hatiku selalu kau lukai
tak ada lagi yang bisa ku lakukan tanpamu
ku hanya bisa mengatakan apa yang ku rasa
ku menangis membayangkan
betapa kejamnya dirimu atas diriku
kau duakan cinta ini
kau pergi bersamanya
ku menangis melepaskan
kepergian dirimu dari sisi hidupku
harus slalu kau tahu
aku lah hati yang telah kau sakiti
No comments:
Post a Comment